Bagikan Kaus, Anak Bupati Malang Dipanggil Bawaslu

Kresna Dewanata Phrosakh (pakai topi) saat dimintai keterangan oleh tim Bawaslu beserta Panwascam Pakis, Kabupaten Malang (Foto : Bawaslu Kabupaten Malang for MalangTIMES)
Kresna Dewanata Phrosakh (pakai topi) saat dimintai keterangan oleh tim Bawaslu beserta Panwascam Pakis, Kabupaten Malang (Foto : Bawaslu Kabupaten Malang for MalangTIMES)

BOJONEGOROTIMES, MALANG – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), melalui Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Pakis, memanggil anak kandung Bupati Malang, Kresna Dewanata Phrosakh, Rabu (9/1/2019).

Pemanggilan Bawaslu Kabupaten Malang terhadap anggota DPR RI dari Partai Nasdem ini, untuk meminta klarifikasi dari pihak yang bersangkutan. Hingga berita ini ditulis, hasil dari panggilan yang menyeret nama Dewa (sapaan akrab), masih belum diketahui  ada tidaknya unsur pelanggaran.

"Kami Masih melakukan beberapa kajian terlebih dahulu. Sementara ini belum mengetahui apakah terdapat unsur pelanggarannya. Kemarin dipanggil untuk klarifikasi saja," kata Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Malang, George da Silva, Kamis (10/1/2019).

George menambahkan, pemanggilan tokoh politikus yang juga Caleg DPR RI Partai Nasdem nomor urut 1 Dapil Malang Raya ini, karena adanya dugaan mengundang beberapa tokoh politik, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN), dalam agenda peringatan hari ulang tahun Dewa, pada beberapa waktu lalu.

Dalam acara tersebut, Dewa sempat membagikan kaus bertuliskan 'Bolo Dewa 2019', namun tidak disertai tulisan Parpol dan nomor urut serta sebagai Caleg.

Belakangan diketahui, kaos tersebut dibagikan kepada tamu undangan yang hadir dalam acara ulang tahunnya, yang diadakan di kediamannya. Tepatnya di Jalan Abdillah Genitri, Desa Tirtomoyo, Kecamatan Pakis. “Sementara ini, diketahui ketika acara tersebut diselenggarakan, tanpa adanya pemberitahuan pada pihak kepolisian, Panwascam maupun anggota PPK," terang George.

Lebih lanjut, George menjelaskan, selain meminta klarifikasi kepada Dewa, pihak Panwascam Pakis yang didampinginya, juga sudah melakukan klarifikasi kepada Camat Pakis dan PAC Partai Nasdem. Dari agenda inilah, nantinya Bawaslu bakal melakukan beberapa pendalaman.

George juga mengapresiasi langkah kooperatif Dewa, sebab saat pemanggilan klarifikasi pihaknya sangat kooperatif. Padahal di saat bersamaan, Dewa sedang ada kegiatan di Komisi II, namun yang bersangkutan memilih untuk memenuhi panggilan dari Panwascam Pakis.

"Dewa terbang dari Jakarta untuk memenuhi undangan Panwascam Pakis. Tiba di Bandara Abdulrahman Saleh langsung memenuhi undangan pemanggilan dari Panwascam," tuturnya.

Berawal dari inilah, MalangTIMES kemudian mencoba untuk mengkonfirmasi kepada Dewa. Belakangan diketahui, hari ini pihaknya sudah berangkat kembali ke Jakarta.

Kepada wartawan Dewa membantah jika pembagian kaos yang dilakukan terdapat unsur pelanggaran. “Saat itu ada sekitar 1.000 tamu undangan. Tidak hanya ASN, beberapa teman dan kolega dari beberapa partai juga turut menghadiri undangan,” tegas Dewa.

Dewa menambahkan, jikat terkait kaus yang dibagikannya dianggap melanggar, pihaknya juga merasa tidak setuju akan hal itu. “Kalau dianggap kampanye dimananya, kan di kaus yang saya bagikan tidak ada tulisan nomor urut, nama maupun logo partai,” imbuhnya.

Dewa berdalih, jika pembagian kaos tersebut, hanya bertujuan sebagai merchandise (bingkisan) biasa. “Acara ulang tahun saya memang diperingati dengan mengundang beberapa teman, ini bukan kali pertama. Merchandise serupa juga saya bagikan di acara sebelumnya-sebelumnya,” kata Dewa.

Terlepas dari itu semua, Dewa mengaku sangat mengapresiasi langkah yang diambil Bawaslu Kabupaten Malang. Menurutnya, langkah dan upaya yang dilakukan Bawaslu, semata-mata untuk jalannya pemilu dan pileg secara aman dan nyaman. “Saya menghargai panggilan dari Bawaslu, pemanggilan ini menunjukkan jika Bawaslu memiliki intregitas tinggi,” pungkasnya.

Pewarta : Ashaq Lupito
Editor : A Yahya
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]bojonegorotimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]bojonegorotimes.com | marketing[at]bojonegorotimes.com
Top