Perkebunan Teh Sirah Kencong Blitar, Sensasi Wisata Alam Ala Eropa

Tampak seorang pekerja perkebunan Sirah Kencong sedang memetik daun teh.(Foto :  Team  BlitarTIMES)
Tampak seorang pekerja perkebunan Sirah Kencong sedang memetik daun teh.(Foto : Team BlitarTIMES)

BOJONEGOROTIMES, BLITAR – Wisata Blitar seakan tidak ada habisnya untuk dikunjungi. Selain ada wisata edukasi, wisata buatan, dan wisata sejarah! Blitar juga menyimpan keindahan alam yang bisa dinikmati.

Salah satu tempat menarik di Blitar adalah wisata agro Sirah Kencong yang berada di area pegunungan. Terletak pada ketinggian 1.100 mdpl (meter di atas permukaan laut). 

Secara administratif, perkebunan ini masuk dalam wilayah Desa Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Wisata ini berada dalam pengelolaan PT  Perkebunan Nusantara XII.

Di wisata agro Sirah Kencong ini, Anda akan dimanjakan oleh sebuah keindahan panorama perkebunan teh yang  indah dan elok serta air terjun yang sangat indah. Pesona utama dari objek wisata agro Sirah Kencong ini terletak pada kebun tehnya.

“Di sini potensi wisatanya memang cukup banyak. Yang pertama kebun teh. Di sini juga ada wisata sejarah, yaitu candi. Selain itu, ada air terjun dan pendakian. Kalau  liburan, jadi ramai banget. Kemarin saja liburan tahun baru di sini sampai full. Jalan itu penuh,” ungkap Puryani (43), penjaga perkebunan.

Kebun teh Sirah Kencong memiliki luas sekitar 219.15 hektare. Kebun ini membentang pada area  pegunungan yang terdiri dari lembah dan juga perbukitan di ketinggian sedang sehingga pemandangan di sana tampak semakin indah.

Meunurut Puryani, pengunjung paling banyak mengunjungi destinasi air terjun dan puncak Sirah Kencong. "Harga tiket masuknya hanya Rp 5.000 per orang plus parkir kendaraan Rp 2.000," ujarnya.

Di destinasi kebun teh, untuk pengunjung, disediakan gazebo-gazebo kecil untuk bersantai. Sembari menikmati udara segar khas pegunungan, pengunjung juga bisa memanjakan mata dengan pemandangan berlatar belakang panorama alam yang  menakjubkan.

Di sepanjang perjalanan, pengunjung akan dapat melihat jalan dari atas tampak lalu lalang para pemetik teh tampak seperti guratan-guratan indah yang berulir. Sejauh mata memandang, tampak subur nan hijau layaknya pemandangan di puncak.

Setibanya di Puncak  Wukir yang berada di kaki Gunung Kawi dengan ketinggian 1.179 mdpl, pengunjung akan merasakan udara dingin dan menyejukkan.

Untuk sampai ke destinasi wisata yang satu ini, rutenya cukup mudah, yaitu dari bekas Kawedanan Wlingi atau sebelah timur jembatan Kali Lekso, pengunjung menuju ke arah utara sampai masuk Desa Ngadirenggo.

Sepanjang perjalanan itu, pengunjung akan disuguhi hamparan sawah di kanan kiri jalan. Setelah melewati hamparan sawah, pengunjung akan memasuki permukiman penduduk. Sehabis permukiman penduduk ini, pengunjung akan masuk hutan sengon di wilayah Desa Ngadirenggo.

Meskipun perjalanan yang ditempuh cukup jauh, saat ini kondisi jalan sudah diperbaiki. Dari yang dulunya dipenuhi dengan jalan macadam, saat ini sudah berganti dengan beton dan aspal.

Pewarta : Aunur Rofiq
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Blitar TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]bojonegorotimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]bojonegorotimes.com | marketing[at]bojonegorotimes.com
Top