Tidak Ada Kotak Suara Cadangan, Jaga Tak Rusak Jadi PR KPU

Kondisi kotak suara yang telah dirakit di gedung tenis indor Jombang terlihat belum dilapisi plastik dan tanpa alas. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)
Kondisi kotak suara yang telah dirakit di gedung tenis indor Jombang terlihat belum dilapisi plastik dan tanpa alas. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)

BOJONEGOROTIMES, JOMBANG – Kotak suara merupakan salah satu kebutuhan perlengkapan pada penyelenggaraan pemilihan umum (pemilu). Namun, dipastikan dalam pengadaan kotak suara itu, tidak terdapat kotak suara cadangan untuk mengganti bila ada kerusakan.

Ketua Komisi Pemilihan Umun (KPU) Kabupaten Jombang Muhaimin Shofi memastikan bahwa kotak suara yang diterimanya pada (20/10/18) lalu tidak terdapat kotak suara cadangan. "Sementara sampai hari ini, tidak ada kotak cadangan," terangnya, Selasa (12/2) siang.

Tidak adanya kotak suara cadangan ini menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi pihak KPU untuk menjaga surat suara agar tidak rusak sampai tahapan pungut hitung pada 17 April 2019 mendatang. "Makanya kami harus hati-hati agar pada saat pemilu nanti pada 17 April nanti tidak ada yang rusak," ujarnya.

Diketahui, KPU Kabupaten Jombang menerima kotak suara sebanyak 21.475 untuk memenuhi kebutuhan 4.295 tempat pemungutan suara (TPS).

Sedangkan kotak suara kali ini berbeda dengan kotak suara pada pelaksanaan pemilu sebelumnya, yang menggunakan bahan alumunium. Kali ini, sesuai dengan SK KPU RI No 999 Tahun 2018 tentang kebutuhan dan spesifikasi teknis perlengkapan penyelenggaraan pemilihan umum, kotak suara beralih menggunakan bahan karton double wall dengan ketebalan 6 milimeter.

Karena menggunakan bahan karton, untuk menjaga kotak suara agar tidak rusak, pihak penyelenggara pemilu akan menggunakan plastik untuk melapisi kotak suara yang telah dirakit. "Pada saat surat suara masuk,  kotak besar itu kami bungkus plastik. Jadi, insya Allah aman," tandasnya.

Namun, plastik yang direncanakan untuk melapisi kotak suara itu masih belum dilakukan oleh KPU Kabupaten Jombang. Hal tersebut terlihat saat perakitan kotak suara di gedung tenis indoor Jl Kusuma Bangsa, Kecamatan Jombang, pada Selasa (12/2) siang.

Menurut Muhaimin, pemakaian plastik untuk melapisi kotak suara itu akan dilakukan ketika surat suara sudah dimasukkan dalam kotak. Sedangkan, surat suara baru datang  18 Februari mendatang.. "Kalau ini tidak. Sementara sebelum surat suara masuk, plastik tidak kami terapkan," jelasnya.

Meski penerapan plastik belum dilakukan, ketua KPU Kabupaten Jombang ini memastikan kondisi gudang penyimpanan dinilai aman dan tidak akan merusak kotak suara yang telah dirakit. "Ini sudah kita lihat. Ini (lantai, red) tidak ada rembesan. Ini kan kayak dilapisi di bawahnya. Tidak tidak (lembab, red). Kami sudah tanya pada pengelola gedung," bebernya memastikan keamanan gedung.

Terpisah, komisioner Bawaslu Kabupaten Jombang Dafid Budiyanto mengatakan bahwa pihaknya tidak akan merekomendasikan untuk penambahan kotak suara cadangan. Menurut Dafid, Bawaslu hanya memastikan kotak suara terpenuhi dan tidak ada kekurangan di Jombang.

"Kami hanya menghitung ketersediaannya, menghitung ketepatan jumlah. Jadi, kalau sudah tepat, ya kami tidak akan melakukan rekomendasi. Itu nanti (kotak suara cadangan, red) lebih banyak ke kewenangan KPU," pungkasnya.

Untuk diketahui, perakitan kotak suara dilakukan KPU Kabupaten Jombang di 3 titik. Antara lain, di gedung tenis imdoor Jl Kusuma Bangsa, Desa Sengon, Keluarahan Jombang, dan gudak logistik KPU di Jl KH Hasyim Asy'ari, Kecamatan Jombang, serta di Gedung Olahraga (GOR) Merdeka Jombang Jl Gus Dur, Kecamatan Jombang.

Pewarta : Adi Rosul
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Jombang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]bojonegorotimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]bojonegorotimes.com | marketing[at]bojonegorotimes.com
Top