Penjaringan Wawali Kota Blitar Terganjal Inkracht Samanhudi

Ilustrasi.(Foto : Goggle Images)
Ilustrasi.(Foto : Goggle Images)

BOJONEGOROTIMES, BLITAR – Proses penetapan hasil penjaringan calon wakil Walikota Blitar oleh Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP) Kota Blitar terhenti sementara.

Sebab, saat ini PDIP masih menunggu keputusan hukum yang berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewisdje) Wali Kota Blitar non aktif Samanhudi Anwar yang kini tengah bersiap mengahadapi upaya hukum banding.

Hal ini dibenarkan Ketua DPC PDIP Kota Blitar, Said Nofandi menandaskan proses penjaringan di internal partai sudah selesai dilakukan sejak akhir Februari kemarin. 

Ada empat orang kader PDIP Kota Blitar yang mendaftar sebagai calon wakil Walikota Blitar.

Empat nama kader ini, kata Said, adalah Syahrul Alim, Sutanto alias Genik, Sukarji dan Sugeng Praptono. 

Keempat orang tersebut telah diterima DPC PDIP Kota Blitar dan akan dikirim ke Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Provinsi Jawa Timur di Surabaya untuk diseleksi.

Setelah diseleksi DPD PDIP provinsi Jawa Timur, minimal dua nama hasil seleksi di tingkat provinsi ini akan dikirim ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP untuk diseleksi tahap akhir, penentu sebagai wakil Walikota Blitar. 

Persoalannya, proses penjaringan atau seleksi calon wakil wali kota di internal PDIP ini masih menunggu perkembangan hasil keputusan hukum tetap atas upaya hukum banding terhadap Samanhudi Anwar.

"Empat ini dibawa ke DPD untuk diseleksi, karena DPD juga berwenang menyeleksi, minimal dibawa ke DPP dua orang. Namun, tentunya kita juga ikut aturan yang ada, sebelum inkracht kan gak boleh," jelas dia saat dihubungi BLITARTIMES, Kamis (14/03/2019).

Dia tidak mentargetkan proses penjaringan harus selesai hingga kapan, yang pasti pihaknya tetap mengikuti proses hukum Samanhudi Anwar.

"Sesuai dengan regulasinya seperti apa. Perundang-undangan kan gak bisa kita lawan. Sesuai dengan perundang-undangan kalau belum inkracht kan gak boleh. Nanti lucu kalau walikotanya Plt wakilnya definitif kan gak mungkin," paparnya.

Said juga menjelaskan, isu pengunduran diri Samanhudi Anwar sebagai Walikota Blitar sekaligus dari anggota kepartaian, pihaknya menyatakan tidak benar. 

Dia memastikan Samanhudi Anwar tidak mengundurkan diri dari keanggotaan partai. Terkait pengunduran diri sebagai wali kota, dia menilai pengunduran diri Samanhudi mestinya tetap menunggu hasil inkracht di upaya hukum banding.

"Kalau ngundurkan diri sebagai Walikota tentunya kan menunggu hasil keputusan hukum tetap dulu. Kalau mengundurkan diri dari partai seperti rumor diluar itu ndak lah," tukasnya.(*)

Pewarta : Aunur Rofiq
Editor : Heryanto
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Blitar TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]bojonegorotimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]bojonegorotimes.com | marketing[at]bojonegorotimes.com
Top