Telan Ratusan Korban, TNBTS Naikkan Bea Premi Asuransi Pengunjung

Ilustrasi TNBTS, (Foto : Istimewa)
Ilustrasi TNBTS, (Foto : Istimewa)

BOJONEGOROTIMES, MALANG – Dikenal dengan kemolekannya, ternyata Taman Nasional bromo Tengger Semeru (TNBTS) banyak memakan korban. Setidaknya, dari tahun 2016 hingga Mei 2019 sebanyak 104 kecelakaan terjadi, bahkan ada nyawa yang ikut melayang.

Kecelakaan di TNBTS ini menduduki peringkat pertama dari kecelakaan wisata alam TN (Taman Nasional). Rinciannya, hingga Mei 2019 ini ada 10 korban meninggal karena sakit, 9 orang meninggal karena kecelakaan, 62 orang dilakukan perawatan karena kecelakaan, 23 orang dikenakan tindakan evakuasi. 

Menyikapi banyaknya korban, pihak balai besar TNBTS akan menaikkan premi asuransi pengunjung atau wisatawan. Rencananya, hal itu dimulai pada 1 Juni mendatang. "Keputusan ini berdasarkan kesepakatan rapat koordinasi per 1 Juni ini nilai premi asuransi pengunjung akan naik. Ini untuk meningkatkan layanan asuransi kepada wisatawan yang datang," ujar Kepala Balai Besar TNBTS, John Kenedie kepada malangtimes.com. 

Jika sebelumnya nilai premi asuransi sebesar Rp 2500, kini naik menjadi Rp 4000. Kenaikan ini untuk menjamin kesejahteraan wisatawan yang berwisata ke wilayah TNBTS. "Nantinya klaim premi asuransi TNBTS akan sangat membantu bagi korban yang mengalami musibah (kecelakaan) pada saat kunjungan," imbuhnya.

Dengan adanya kenaikan premi tersebut menjadikan tiket masuk kawasan TNBTS mengalami perubahan. Yakni, untuk tiket masuk pengunjung Nusantara Bromo di hari kerja dari Rp 27.500 menjadi Rp 29 ribu. Sedangkan pada hari libur dari Rp 32.500,- menjadi Rp 34 ribu. 

Kemudian, tiket masuk pengunjung Nusantara Semeru pada hari kerja dari Rp 17.500,- menjadi Rp 19.000, dan hari libur dari Rp 22.500,- menjadi Rp 24.000.

Sementara itu, penyesuaian nilai premi akan diikuti dengan peningkatan nilai manfaat bagi pemegang premi asuransi tersebut. Rinciannya, untuk besaran santunan akibat meninggal dunia bukan karena kecelakaan dari sebelumnya Rp 20juta menjadi Rp 25 juta. Besaran santunan meninggal dunia karena kecelakaan dari sebelumnya Rp 60 juta menjadi Rp 75 juta. 

Lalu, besaran santunan cacat tetap total / sebagian karena kecelakaan (maksimum) dari sebelumnya Rp 60 juta menjadi Rp 75 juta. Dan besaran santunan Biaya perawatan karena kecelakaan (maks) dari sebelumnya Rp 6 juta menjadi Rp 7,5 juta.

Pewarta : Arifina Cahyati Firdausi
Editor : A Yahya
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]bojonegorotimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]bojonegorotimes.com | marketing[at]bojonegorotimes.com
Top