7 Jam, Dua Kecelakaan Maut Renggut Dua Nyawa

Kejadian kecelakaan yang terjadi di kawasan Jalan Raya Gadang. (Unit Laka)
Kejadian kecelakaan yang terjadi di kawasan Jalan Raya Gadang. (Unit Laka)

BOJONEGOROTIMES, MALANG – Kecelakaan berujung maut kembali terjadi di Kota Malang. Dalam waktu tujuh jam, dua nyawa melayang akibat  kecelakaan keras di dua lokasi kejadian.

 Yang pertama di kawasan Gadang Gqng 6, Sukun, Kota Malang, sekitar pukul 23.00 WIB (18/5/2019). Di sana seorang anak baru gede (ABG) bernama Muhammad Maulana (15), warga Jl Sonokeling 14 RT  01 RW 09, Kecamatan Sukun, Kota Malang, meregang nyawa di lokasi setelah mengalami kecelakaan dengan sebuah truk yang tidak diketahui keberadaannya dan diduga kabur.

Kejadian bermula, saat itu, korban yang mengendarai motor bernopol N-5681-IS berjalan dari arah selatan ke utara. Karena diduga kurang waspada depan atau kurang hati-hati saat mendahului dari sisi sebelah kiri, korban kemudian oleng sehingga akhirnya jatuh dan terlindas truk.

Dari situ, parahnya luka yang dialami pada beberapa bagain tubuh membuat korban tak mempu bertahan dan langsung meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sementara itu, temanya yang dibonceng, yakni Farcan Aldi, warga Desa Tlogosari, Kecamayan Nongkojajar, Kabupaten Pasuruan, dalam kondisi selamat dan hanya mengalami luka kecil pada lutut dan kaki.

"Truknya belum diketahui nopolnya. Kami masih periksa saksi. Truk meninggalkan lokasi," ungkap Kanit Laka Polres Malang Kota Iptu Deddy (19/5/2019).

Sementara itu, kejadian kedua terjadi di Jalan Raya Danau Toba Barat, Sawojajar, Kedungkandang, Kota Malang. Pagi tadi sekitar pukul 06.00  WIB, seorang pemuda asal Wangkung RT 04 RW 02, Desa Tengku Leda, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, NTT, mengalami kecelakaan tunggal (19/5/2019).

Kerasnya kecelakaan tersebut, tak pelak juga membuat korban langsung meninggal dunia dilokasi. Korban diketahui bernama Silvianys Venrk (28) yang juga merupakan salah satu mahasiswa Unitri.

Korban yang mengendarai kendaraan bernopol N 6102 IF tersebut melaju dari arah barat menuju ke timur dengan kecepatan yang cukup tinggi. Dan saat berkendara tersebut, korban juga tdian mengenakan helm.

Nahasnya, saat sampai di TKP, tepatnya, pada belokan di Jalan Danau Toba, korban mengalami oleng ke kanan. Akibatnya, kendaraan korban bergesekan dengan pembatas taman dan membuatnya terjatuh lalu terbentur aspal.

Dari situ, darah segar pun mengalir dari bagain kepalanya. Luka parah yang diderita korban membuatnya tak sanggup untuk bertahan hingga menghembuskan nafas terkahir. "Infomasinya, korban akan menuju rumah saudaranya saat itu," bebernya

Saat ini jenazah korban sudah dievakuasi ke kamar mayat RSSA Kota Malang. Keluarga korban juga telah mengetahui kejadian tersebut dan mendatangi kamar mayat RSSA.

Pewarta : Anggara Sudiongko
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]bojonegorotimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]bojonegorotimes.com | marketing[at]bojonegorotimes.com
Top