Ini Alasan Wakil Rakyat Kota Blitar Minta Dibangunkan Gedung Baru

Anggota DPRD Kota Blitar bersama eksekutif saat sidak lahan untuk kantor baru DPRD.(Foto : Team BlitarTIMES)
Anggota DPRD Kota Blitar bersama eksekutif saat sidak lahan untuk kantor baru DPRD.(Foto : Team BlitarTIMES)

BOJONEGOROTIMES, BLITAR – Lokasi atau tata letak bangunan yang kurang layak hingga luas gedung yang dipandang kurang representatif gedung yang dipakai selama ini, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Blitar ingin membangun gedung yang baru.

Ketua DPRD Kota Blitar Said Nofandi mengatakan, seiring berkembangya waktu, infrastruktur bangunan gedung DPRD dinilai sudah tidak layak lagi untuk terus difungsikan. Said mencontohkan salah satu infrastruktur di kawasan gedung seperti lahan parkir. Saat ini, lahan parkir di areal gedung dewan sangat tidak layak atau bisa dibilang sempit.

"Menurut kami, gedungnya memang sudah kurang layak. Bayangkan kalau pas ada kegiatan paripurna saja. Kendaran-kendaraan para tamu itu tidak cukup diparkir di dalam. Akhirnya diparkir di jalan. Kan ini mengganggu aktivitas orang lain," jelas Said Nofandi, Jumat (14/06/2019).

Diuraikan Said, selain lahan parkir juga ruangan-ruangan komisi, ruang pertemuan yang sudah tidak layak guna. Rencananya, jika proses administrasi dokumen penetapan lahan hingga perencanaan pembangunan rampung dalam waktu dekat, melalui dana PAK tahun ini gedung dewan yang baru dibangun.

"Kebetulan tahun ini, kajian dulu nanti mungkin di PAK. Sudah lama dulu membangunnya tidak terintegrasi. Nanti aset (Badan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah) yang tahu mana tempat yang tepat untuk digunakan lahan pembangunan gedung baru," ulasnya.

Diinformasikan sebelumnya, pimpinan beserta sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Blitar bersama sejumlah jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar melakukan inspeksi mendadak (sidak) lokasi rencana pembangunan gedung baru DPRD.

Ada tiga lokasi yang dikunjungi. Pertama, rombongan melakukan sidak di areal persawahan di Jalan Sumatera, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar. Disana rombongan sidak tampak meninjau luas lahan hingga peta lokasi lahan. Seusai sidak di Jalan Sumatera, jajaran legislatif dan eksekutif ini begeser menuju ke Jalan Pemuda Soepomo, atau lebih tepat di areal sebelah utara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkot Blitar.

Disana, tim juga meninjau lokasi lahan tersebut apakah layak dan tepat jika dibangun gedung dewan. Lahan yang memiliki luas 13.033 meter persegi itu, juga satu jalur dengan kantor KPU Kota Blitar.

Kemudian, selesai sidak di Jalan Pemuda Soepomo, peserta sidak bergerak menuju ke Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, atau lebih tepat di areal persawahan sebelah timur lapangan Bendogerit. Di sana, tim sidak kembali meninjau dan menimbang kelayakan lahan dan lokasi jika dibangun gedung baru DPRD.

"Tiga alternatif ini kita kaji dokumen perencanaannya sesuai atau tidak, kemudian luasan dengan kebutuhan yang akan dibutuhkan dalam pembangunan gedung itu, juga aspek lain yang perlu kita pertimbangkan," papar Kepala BPKAD Pemkot Blitar, Widodo Saptono Yohanes.

Diuraikannya, setelah dilakukan sidak, akan dilakukan komunikasi dan koordinasi lanjutan antara pemerintah bersama pimpinan dewan perihal kesepahaman lokasi mana yang akan ditetapkan sebagai lokasi pembangunan gedung baru.

"Kita rundingan, kemudian termasuk penyusunan dokumen perencanaan itu, yang paling fleksibel dari tiga alternatif itu mana," imbuh Widodo.(*)

Pewarta : Aunur Rofiq
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Blitar TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]bojonegorotimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]bojonegorotimes.com | marketing[at]bojonegorotimes.com
Top