Tolak Ajakan Rusuh, Bamag Tulungagung Imbau Masyarakat Hormati Proses dan Keputusan MK

Ketua Bamag Tulungagung, Pendeta Trihadianto (Foto : Istimewa / TulungagungTIMES
Ketua Bamag Tulungagung, Pendeta Trihadianto (Foto : Istimewa / TulungagungTIMES

BOJONEGOROTIMES, TULUNGAGUNG – Badan Musyawarah Antar Gereja (Bamag) Kabupaten Tulungagung menyatakan penolakan pada aksi atau ajakan dan provokasi untuk menciptakan keributan dan kerusuhan. 

Dalam video yang beredar, pendeta Trihadianto menegaskan jika ajakan keributan dapat menimbulkan perpecahan di masyarakat.
"Sehubungan dengan masalah pemilu sudah dilimpahkan ke mahkamah konstitusi atau MK itu sangat konstitusional dan marilah kita hormati proses tersebut dengan menjaga kerukunan dan kedamaian di masyarakat," kata Trihadianto dalam video yang berdurasi 1 menit 24 detik itu.

Selain menghormati proses persidangan, Trihadianto juga mengajak masyarakat menghormati hasil keputusan yang akan dikeluarkan oleh Mahkamah Konstitusi dalam sidang sengketa Pilpres 2019 ini.

 

 

"Masyarakat Tulungagung terkenal sebagai masyarakat yang guyub rukun, pemilu telah usai kita rekatkan kembali persaudaraan dan kebangsaan kita dan kita satukan kembali tekat kita untuk mewujudkan masyarakat Tulungagung yang adil dan makmur serta sejahtera," lanjut Trihadianto.

Ajakan ini terkait dengan situasi politik nasional yang masih belum adanya kepastian terkait pemenang Pilpres karena kemenangan paslon 01 Jokowi - Makruf Amien masih digugat oleh pasangan Capres 02 Prabowo - Sandi ke Mahkamah Konstitusi.

Dari pantauan Tulungagung TIMES, banyak warga yang menyaksikan persidangan melalui media televisi karena persidangan disiarkan langsung oleh beberapa stasiun televisi nasional.

Pewarta : Anang Basso
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Tulungagung TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]bojonegorotimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]bojonegorotimes.com | marketing[at]bojonegorotimes.com
Top