Musrenbang Kecamatan Sanankulon sukses dilaksanakan pada Senin (24/2/2020).(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)
Musrenbang Kecamatan Sanankulon sukses dilaksanakan pada Senin (24/2/2020).(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

Pemerintah Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar melaksanakan kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan. Musrenbang digelar di Pendopo Kantor Kecamatan Sanankulon, Senin (24/2/2020).

Musrenbang Kecamatan Sanankulon Tahun 2020 dihadiri oleh perwakilan OPD terkait, Anggota DPRD Kabupaten Blitar dapil II, Muspika Kecamatan Sanankulon, seluruh kepala desa wilayah Kecamatan Sanankulon, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainya.

Bupati Blitar Rijanto yang sedianya dijadwalkan hadir ada agenda lain. Namun demikian bupati membuka acara Musrenbang kali ini melalui video call. Dalam sambutannya Bupati menjelaskan bahwa Musrenbang merupakan upaya bersama antara masyarakat dan pemerintah kabupaten dalam menyelenggarakan musyawarah membahas program kerja serta pembangunan khususnya pembangunan infrastuktur di wilayah masing-masing.

“Saya berharap Musrenbang yang digelar Kecamatan Sanankulon dapat mengakomodir seluruh aspirasi masyarakat. Dan mudah-mudahan nantinya seluruh aspirasi yang digali dari Musrenbang ini dapat kita realisasikan dalam menciptakan masyarakat yang sejahtera, unggul dan berdaya saing,” ungkap Bupati Rijanto.

Murenbang kali ini berjalan lancar dengan menetapkan lima usulan pembangunan di tahun 2021. Yakni program pembangunan, rehabilitasi dan pemeliharaan jembatan di Dusun Centong RT 04 RW 94, Desa Purworejo. 

Kemudian pelebaran Jalan Kabupaten di Desa Bendowulung, pembangunan rumah tidak layak huni di Dusun Genengan, Dusun Krajan dan Dusun Kuntulan di Desa Sanankulon. Program lainya, pelatihan manajemen usaha di Desa Jeding. Dan terakhir pembentukan kelompok usaha bersama, sosialisasi/pelatihan dan bantuan barang di Desa Sumber.

Camat Sanankulon, Dodot Darudono menyampaikan usulan-usulan ini ditetapkan sesuai dengan prosedur yang berlaku dalam Musrenbang. 

“Di Desa Sanankulon ini ada 12 desa, sehingga ada 39 usulan prioritas yang diusulkan dari masing-masing desa. Dari 39 usulan itu diverivikasi dan yang disetujui ada 26, sisanya tidak disetujui karena ada kendala mungkin bukan kewenangan dari tingkat kabupaten. Dari 26 usulan itu dikerucutkan menjadi 5 usulan yang paling prioritas untuk diusulkan di Musrenbang tingkat Kabupaten," papar Dodot. 

Dikatakanya, pasca Musrenbang tingkat kecamatan selesai pihaknya langsung membentuk tim yang akan menyampaikan hasil Musrenbang ini ke tingkat kabupaten.

“Alhamdulilah Musrenbang tahun 2021 sukses dilaksanakan dengan menetapkan 5 program usulan untuk tahun depan. Kami juga sudah membentuk 5 delegasi yakni mulai dari camat, kasi PRD, kepala desa, dan tokoh masyarakat,” terangnya. 

Sementara itu Anggota DPRD Kabupaten Blitar dari Partai Gerindra, Wasis Kunto Atmojo, menegaskan anggota dewan berkomitmen mengawal usulan dari Musrenbang ini agar dapat direalisasikan di tahun 2021.

“Sebenarnya banyak usulan, namun yang jadi skala prioritas 5 usulan itu. Selaku wakil rakyat sudah menjadi kewajiban kami untuk mengawal usulan itu agar dapat direalisasikan di tahun 2021 melalui anggaran APBD Kabupaten Blitar,” tandas Wasis.(Adv/Kmf)